Senin, 28 Agustus 2017 | 07:21 WIB | Penulis : Web Admin
Dibaca : 219

PEMERIKSAAN KESEHATAN TERNAK SEBAGAI UPAYA QURBAN SEHAT


pemeriksaan qurban 2017


Dalam rangka menjamin keamanan, kesehatan, keutuhan dan kehalalan daging yang  berasal dari pemotongan hewan kurban, Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur bersama dengan Dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan kabupaten/kota mengadakan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Ternak Qurban pada tanggal 24-31 Agustus 2017 di 6 kabupaten/kota di Jawa Timur. Kabupaten/kota tersebut antara lain adalah Kabupaten Bangkalan, Gresik, Sidoarjo, Jombang, Mojokerto, dan Kota Surabaya.

Pemeriksaan Kesehatan Hewan Ternak Qurban dibagi menjadi dua, antara lain: pemeriksaan antemortem dan postmortem. Pemeriksaan antemortem dilakukan pada saat ternak qurban masih hidup untuk melihat apakah ternak tersebut memenuhi kriteria untuk menjadi ternak qurban. Kriteria tersebut meliputi: sehat, tidak cacat, tidak kurus, berjenis kelamin jantan, tidak dikebiri, memiliki buah zakar lengkap (sepasang), cukup umur (kambing dan domba di atas 1 tahun, sapi dan kerbau di atas 2 tahun). Sedangkan pemeriksaan postmortem dilakukan setelah ternak qurban disembelih. Pemeriksaan dilakukan pada organ-organ dalam ternak yang disembelih untuk melihat apakah ada kerusakan atau dalam kondisi sehat.

Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur menerjunkan total 12 orang dokter hewan sedangkan Dinas yang membidangi fungsi kesehatan hewan dan peternakan kabupaten/kota menerjunkan 8 orang yang terdiri dari dokter hewan dan paramedik veteriner. Ternak qurban yang diperiksa antara lain: sapi, kambing, domba, dan kerbau. Pemeriksaan dilaksanakan di 4 kecamatan di tiap kabupaten/kota dengan memilih kecamatan yang banyak ditemukan pedagang yang menjual ternak qurban.

Sebagai informasi, pemeriksaan ternak qurban pada tahun 2016 dilakukan di 3 kabupaten/kota, antara lain: Kabupaten Gresik, Sidoarjo, dan Kota Surabaya. Dari pemeriksaan yang dilaksanakan pada tanggal 7-9 September 2016 ini, diperiksa ternak qurban sebanyak: sapi 793 ekor, kambing 1.522 ekor, dan domba 1.252 ekor. Dari semua hewan qurban yang diperiksa tersebut dijumpai 6 ekor sapi yang terluka dan 1 ekor kambing yang terkena penyakit scabies.

 

Sumber: DISNAK JATIM